#Negeri Dongeng 3

sudut pandang si peri kecil


Baiklah, saatnya pesan dariku..
Eh? maaf.. Aku bahkan belum memperkenalkan diriku :P
Hai! namaku si peri kecil, temannya si gadis kecil
seperti yang kalian lihat dan baca di awal, sang penulis cerita sering menitipkan pesannya kepadaku tapi tidak sebaliknya
aneh, bukan?
begitupun dengan si gadis kecil, mereka berdua sama saja
apa susahnya meluangkan waktu sedikit saja untuk bertemu sebentar?
memesan kopi atau pun teh panas
berusaha meredam sedikit ego yang seringkali memanas
ah, sudahlah..
terkadang aku mengerti apa maksud mereka dengan menyampaikan pesannya masing-masing melalui sebuah surat, terutama di zaman yang telah canggih seperti sekarang ini.
begitulah hidup, terkadang kita tak harus selalu bertanya mengapa hal itu bisa terjadi karena di dalamnya ada banyak hal yang bisa kita jelajahi dan pikirkan dengan saksama.
sebenarnya, aku juga telah berubah banyak, terutama dalam hal menyampaikan pesan kepada si penulis cerita. Yaitu dengan melalui tulisan..
Yaaa, walaupun kata hingga kalimat yang ku tulis tak seindah tempat asalku berada, Di Negeri Dongeng maksudku.

Ohhh yaa, kata si penulis cerita, saat ini ada banyak teman-temannya yang sedang berjuang untuk membuat cerita hidupnya indah seperti cerita dongeng milik si gadis kecil, tentu saja juga sama dengan diriku :)
Jadi, pesan ini khusus untuk mereka yang sedang berjuang di luar sana, Semangaaat yaaa :)

"Kalau kau tidak mematikan lampu sorotnya dan kau tidak menyerah pada mimpimu, mungkin hidup yang lebih dari sebuah dongeng akan terjadi".

       THERE NO ELEVATOR TO SUCCESS
          YOU HAVE TO TAKE THE STAIRS

Comments

Popular Posts